Rela Movies

Just another WordPress site

8 Bulan Cari Pemeran Tak Ketemu, Denny Sumargo Akhirnya Main Sendiri di Baby Udon! Ini Kisah Nyata di Balik Filmnya

Film Baby Udon bukan sekadar drama tentang cinta dan perjuangan memiliki buah hati. Di balik produksinya, ada cerita menarik tentang bagaimana Denny Sumargo yang awalnya hanya duduk di kursi produser justru harus turun langsung menjadi pemeran utama setelah pencarian karakter Hajime Kondoh berlangsung hingga delapan bulan.

Lebih emosional lagi, karakter yang dimainkan Denny bukan tokoh fiktif biasa. Hajime merupakan sosok nyata dalam kehidupan Fanny Kondoh, yang kisah cintanya bersama sang suami diangkat ke layar lebar melalui film Baby Udon.

Film produksi Sumargo Films dan LYTO Pictures ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 3 September 2026, dengan Caitlin Halderman sebagai Fanny dan Denny Sumargo sebagai Hajime.

Bukan Denny Sumargo yang Seharusnya Memerankan Hajime

Ada alasan mengapa keterlibatan Denny Sumargo sebagai Hajime terasa cukup mengejutkan.

Sejak awal, Denny sebenarnya tidak diproyeksikan menjadi pemeran utama. Ia lebih dulu terlibat sebagai produser dan karakter Hajime ditawarkan kepada sejumlah aktor Indonesia.

Masalahnya, pencarian pemeran tersebut tidak berjalan mulus.

Sejumlah kandidat terkendala jadwal, sementara beberapa nama lainnya tidak memberikan respons. Kondisi tersebut membuat persiapan produksi yang seharusnya berlangsung sekitar tiga bulan justru molor hingga delapan bulan.

Akhirnya, Denny mengambil keputusan yang cukup nekat: memerankan sendiri karakter Hajime Kondoh.

Dengan keputusan tersebut, Denny harus menjalankan dua peran sekaligus—sebagai produser sekaligus pemeran utama.

Dari Podcast Denny Sumargo, Lahir Baby Udon

Menariknya, hubungan Denny dengan kisah Fanny dan Hajime sebenarnya bermula dari sebuah podcast.

Denny pernah mengundang Fanny Kondoh dan mendengar langsung perjalanan hidupnya bersama mendiang suaminya. Awalnya Denny hanya mengenal Fanny sebagai sosok yang sempat viral di media sosial.

Namun setelah mendengar ceritanya secara langsung, Denny melihat ada kisah yang jauh lebih besar di balik viralnya kehidupan Fanny.

Perjalanan tersebut mencakup kisah cinta beda budaya, kehidupan rumah tangga, perjuangan mendapatkan buah hati melalui program bayi tabung, hingga ujian berat ketika Hajime didiagnosis kanker.

Dari sanalah kisah nyata tersebut kemudian berkembang menjadi proyek film Baby Udon.

Kisah Cinta Fanny dan Hajime yang Tidak Berjalan Mulus

Dalam filmnya, Fanny diperankan Caitlin Halderman sebagai seorang kasir restoran Marugame Udon di Semarang.

Ia kemudian jatuh cinta kepada Hajime, seorang pria Jepang yang bekerja sebagai General Manager kantor pusat dan memiliki usia 25 tahun lebih tua darinya.

Hubungan tersebut tidak langsung mendapatkan restu. Ibunda Fanny yang diperankan Vonny Anggraini awalnya menentang hubungan mereka.

Setelah menikah, ujian yang jauh lebih besar justru datang.

Kondisi kesehatan Fanny membuatnya tidak memungkinkan untuk memiliki anak secara alami. Fanny dan Hajime kemudian menjalani perjuangan mendapatkan buah hati melalui program IVF atau bayi tabung.

Di tengah perjuangan tersebut, Hajime justru didiagnosis kanker.

Inilah yang membuat Baby Udon memiliki konflik lebih dalam dibanding kisah romance biasa. Mereka bukan hanya berjuang mendapatkan seorang anak, tetapi juga harus berhadapan dengan pertanyaan mengenai berapa lama waktu yang masih mereka miliki bersama.

Denny Sumargo Sampai Belajar Bahasa Jepang

Memerankan Hajime juga bukan pekerjaan mudah bagi Denny.

Karena karakter tersebut merupakan sosok nyata asal Jepang, Denny harus memperhatikan bukan hanya dialog, tetapi juga aksen, gestur, dan cara membawa karakter Hajime.

Ia bahkan mendapatkan pendampingan dari orang Jepang dan menjalani latihan bahasa Jepang secara intensif.

Denny juga melakukan riset dengan menonton berbagai rekaman pribadi Fanny dan Hajime untuk memahami karakter yang akan diperankannya.

Proses tersebut menjadi pengalaman emosional tersendiri bagi Denny. Ia mengaku bahkan menyaksikan rekaman pribadi dari masa-masa terakhir Hajime sebelum meninggal.

Fanny Kondoh sendiri mengaku terharu melihat hasilnya. Menurut Fanny, pembawaan Denny terasa begitu mirip dengan mendiang suaminya hingga membuatnya seperti kembali melihat sosok Hajime di hadapannya.

Baby Udon Bukan Sekadar Film Tentang Bayi

Judul Baby Udon mungkin membuat orang berpikir film ini hanya akan berkutat pada kisah pasangan yang ingin mempunyai anak.

Padahal, tema utamanya jauh lebih luas.

Film ini berbicara tentang cinta, keluarga, harapan, kehilangan, keteguhan hati, dan bagaimana seseorang tetap bertahan ketika kehidupan tidak berjalan sesuai rencana.

Bahkan Lembaga Sensor Film mencatat tema film ini sebagai upaya untuk mendapatkan buah hati, dengan genre drama dan durasi 115 menit. Film tersebut mendapatkan klasifikasi R13 dan dijadwalkan tayang pada 3 September 2026.

Daftar Pemain Baby Udon

Selain Denny Sumargo dan Caitlin Halderman, film Baby Udon turut menghadirkan sejumlah aktor dan aktris, di antaranya:

Film ini disutradarai Fajar Bustomi, sementara skenarionya ditulis oleh Oka Aurora.

Kenapa Baby Udon Layak Masuk Watchlist?

Ada satu alasan terbesar mengapa Baby Udon berpotensi terasa berbeda bagi penonton.

Film ini tidak hanya meminta penonton melihat kisah cinta dari layar, tetapi juga mengajak mereka mengetahui bahwa cerita tersebut berangkat dari pengalaman nyata Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh.

Ditambah lagi, keputusan Denny Sumargo untuk mengambil alih peran Hajime setelah pencarian pemeran berlangsung delapan bulan membuat perjalanan produksi film ini sendiri sudah memiliki cerita menarik sebelum filmnya diputar di bioskop.

Pada akhirnya, Baby Udon bukan cuma pertanyaan tentang apakah Fanny dan Hajime berhasil mendapatkan buah hati.

Film ini lebih seperti pengingat bahwa kadang-kadang cinta bukan tentang memiliki waktu yang panjang, melainkan tentang bagaimana seseorang menggunakan waktu yang dimilikinya untuk mencintai dengan sepenuh hati.

Dan mungkin, justru di situlah kekuatan terbesar Baby Udon.

Category:

Leave a Comment