Rela Movies

Just another WordPress site

Ini Alasan Film You Are the Apple of My Eye Pilih Tayang di Indonesia, Dahyun & Jin Young Puji Perfilman Tanah Air

Konferensi pers yang diadakan pada Senin (10/02/2025) di Epicentrum XXI menjadi momen spesial bagi para penggemar film dan K-pop. Dahyun TWICE dan Jin Young B1A4 hadir bersama tim produksi untuk membahas film terbaru mereka, “You Are The Apple of My Eye“. Kedatangan mereka ke Indonesia disambut antusias, mengingat film ini merupakan remake dari versi Taiwan yang begitu populer.

Dalam sesi wawancara, para pemain, produser, dan sutradara berbagi pengalaman di balik layar, mulai dari persiapan peran hingga kesan terhadap industri perfilman Indonesia. Dahyun yang baru terjun ke dunia akting merasa beruntung mendapat kesempatan ini, sementara Jin Young mengungkap tekanan besar untuk membawakan karakter ikonik. Selain itu, film ini juga menghadirkan kejutan bagi penggemar Indonesia dengan keterlibatan Maudy Ayunda sebagai pengisi soundtrack.

Lantas, apa saja cerita menarik yang terungkap dari film “You Are The Apple Of My Eye” dalam konferensi pers ini? Berikut rangkumannya.

Alasan Memilih Indonesia sebagai Salah Satu Lokasi Penayangan dan Promosi

Film “You Are The Apple of My Eye” dipilih untuk dipromosikan di Indonesia bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utamanya adalah reputasi industri perfilman Indonesia yang semakin berkembang, dengan banyaknya sineas berbakat yang mendapat perhatian internasional.

Menurut Young Myoung Cho, sutradara dari film “You Are The Apple Of My Eye“, Indonesia memiliki banyak sutradara dan produser berbakat yang karyanya dikenal di luar negeri. Bahkan, sang produser, Song Dae-Chan, mengetahui film legendaris “Ada Apa Dengan Cinta?” yang rilis pada tahun 2002.

Keakraban dengan perfilman Indonesia membuat mereka yakin bahwa film ini akan mendapat sambutan baik di Tanah Air. Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa meskipun Korea dan Indonesia adalah dua negara yang berbeda, ada kesamaan dalam atmosfer dan emosi yang dihadirkan dalam film-film romantis dari kedua negara.

Jin Young Akui Tekanan Besar Memerankan Karakter Ikonik

Bagi Jin Young, proyek ini bukan sekadar kesempatan untuk membintangi film romantis, tetapi juga sebuah tantangan besar. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menonton versi asli film ini sebanyak lima kali untuk memahami karakter yang akan diperankannya.

Meski begitu, ia menyadari bahwa terlalu mengikuti versi aslinya justru bisa menghambat prosesnya dalam membangun karakter sendiri. Oleh karena itu, Jin Young berusaha menyeimbangkan antara tetap menghormati karakter versi Taiwan dengan menambahkan sentuhan pribadinya.

“Saya merasa tertekan karena versi Taiwan dari ‘You Are the Apple of My Eye‘ sangat populer. Namun, saya memilih untuk melihatnya sebagai tantangan positif—sebuah kesempatan untuk menguji kemampuan saya dan memberikan interpretasi terbaik terhadap karakter ini,” ujarnya.

Dahyun Merasa Terhubung dengan Karakternya di Film Ini

Sebagai aktris yang masih terbilang baru di industri film, Dahyun merasa bahwa peran yang didapatkannya kali ini sangat istimewa. Ia bahkan menyebut bahwa sejak awal dirinya memang memimpikan untuk memerankan karakter seorang siswa sekolah menengah.

Menariknya, setelah mendapatkan naskah, ia memutuskan untuk tidak menonton ulang film aslinya agar bisa membangun interpretasi sendiri terhadap karakternya. Dahyun juga merasa bahwa ada banyak kesamaan antara dirinya dengan karakter yang diperankannya. Bahkan, sutradara sempat berbicara dengannya mengenai MBTI dari karakter tersebut, yang ternyata sama persis dengan kepribadian Dahyun di dunia nyata.

“Saya masih tergolong baru di industri film, jadi ketika mendapat tawaran untuk proyek ini, saya sangat senang. Sejak lama, saya bermimpi memerankan karakter seorang siswa, dan kebetulan sekali, peran yang saya dapatkan benar-benar sesuai dengan impian itu,” ujarnya.

Momen Tak Terlupakan Selama Syuting

Proses syuting film ini dilakukan di sebuah kota kecil di Korea Selatan, yang menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim produksi dan para pemain. Karena kota tersebut tidak memiliki fasilitas hotel berbintang, tim harus tinggal di akomodasi yang sederhana selama proses syuting berlangsung.

Namun, pengalaman ini justru menciptakan kedekatan di antara seluruh kru dan pemain. Song Dae-Chan bahkan berbagi cerita bahwa mereka sering mengadakan sesi barbeque bersama di malam hari, di mana ia sendiri yang memanggang daging untuk para pemain meskipun dirinya adalah yang tertua di tim. Momen-momen seperti inilah yang membuat pengalaman syuting menjadi semakin berkesan bagi semua yang terlibat.

Maudy Ayunda Terpilih sebagai Pengisi Soundtrack, Ini Alasannya

Salah satu kejutan bagi penggemar Indonesia adalah kehadiran Maudy Ayunda sebagai pengisi soundtrack film ini. Pemilihan Maudy bukan semata-mata karena latar belakangnya sebagai penyanyi ternama, tetapi juga karena suaranya yang dinilai paling cocok dengan nuansa film ini.

Song Dae-Chan mengungkapkan bahwa mereka mendapat banyak rekomendasi nama penyanyi untuk proyek ini. Namun, setelah mendengar warna suara Maudy, mereka merasa bahwa hanya dialah yang dapat menyampaikan emosi yang tepat untuk lagu dalam film ini. 

“Karena popularitas ‘You Are the Apple of My Eye’ yang begitu besar di Asia, kami ingin menggandeng seorang penyanyi yang juga memiliki daya tarik luas di kawasan ini. Maudy Ayunda pun terpilih, tidak hanya karena ketenarannya, tetapi juga karena karakter suaranya yang dirasa paling cocok dengan nuansa film ini,” ujarnya.

Pesan untuk Penonton: Kenang Kembali Masa SMA

Menutup konferensi pers, para pemain dan tim produksi menyampaikan harapan mereka terhadap film ini. Sang produser menekankan bahwa film ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi pengingat akan masa-masa SMA yang penuh kenangan.

Sutradara menambahkan bahwa meskipun cerita dalam film ini tampak sederhana, setiap orang pasti memiliki momen spesial di masa SMA yang akan selalu terkenang. Sementara itu, Dahyun berharap para penonton bisa merasakan berbagai emosi yang dihadirkan dalam film, mulai dari persahabatan, impian, hingga cinta pertama.

Jin Young pun menutup dengan pesan inspiratif, menyebutkan bahwa film ini mengajarkan betapa pentingnya melakukan yang terbaik bersama orang-orang yang berharga. Ia juga berharap bahwa film ini bisa memberi keberanian bagi siapa saja yang memiliki perasaan terhadap seseorang, agar tidak ragu untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Category:

Leave a Comment